Sakit Rematik, Pengapuran,
Asam Urat &
Syaraf Terjepit, Kini dapat disembuhkan Tanpa Operasi, Tanpa Makan Obat,
Tanpa Suntikan, Tanpa Akupuntur, Silahkan mengunjungi website kami di : www.obattradisionalalami.com
Untuk Konsultasi Gratis :
Hub : Pak Lim 0816707893/ 081389433460/ 0818801468/ 021-71007930/ 021-66604680 Email : aspac.tpj@dnet.net.id
Syaraf Terjepit merupakan salah satu keluhan yang sering dijumpai di masyarakat.
Penelitian menyebutkan
bahwa setiap manusia pernah mengalami Syaraf Terjepit suatu
kali dalam masa hidupnya. Hal ini pastilah
sangat mengganggu, bukan hanya menimbulkan
rasa tidak nyaman atau sakit, tapi juga menghambat produktifitas
di kehidupan sehari-hari. Banyak sekali penyebab Syaraf Terjepit pada manusia. Bisa karena infeksi pada otot atau
tulang belakang, kelainan pada tulang belakang, dll. Salah satu yang
sukup sering adalah
yang dinamakan Herniated Nucleus Pulposus (HNP).
Sebelum kita mengulas tentang HNP, mari kita pelajari terlebih dahulu sedikit tentang
struktur tulang belakang. Tulang
belakang terdiri dari 33-34 ruas tulang. 7 di daerah leher,
12 daerah dada, 5 daerah pinggang, 5 daerah sakrum, dan
4-5 tulang ekor. Diantara setiap tulang belakang dari leher hingga pinggang terdapat suatu cakram yang berfungsi untuk
membantu tulang belakang menopang beban tubuh, dinamakan intervertebral disk. Pada
bagian tengah cakram ini terdapat
suatu inti yang dinamakan nucleus pulposus. Cakram
ini juga berfungsi sebagai peredam, sama seperti shock breaker pada
mobil atau motor.
Penyebab HNP ini berbagai macam. Faktor risikonya antara lain adalah merokok, batuk
yang terlalu lama, cara duduk
yang salah, menyetir yang terlalu sering, cara mengangkat barang yang salah, dll. Seiring dengan bertambahnya usia,
kemampuan cakram untuk menjalankan fungsinya juga menurun. Faktor-faktor diatas dapat menyebabkan terjadinya
herniasi, yaitu keluarnya suatu organ melalui suatu celah dalam tubuh. HNP dapat
dianalogikan seperti terjadinya
“turun bero”, tetapi terjadi pada daerah tulang belakang. Dapat dilihat pada gambar disamping bahwa terjadi
penonjolan kebelakang pada cakram
yang bawah. Penonjolan ini kemudian menekan saraf yang berjalan dibelakang.
Penekanan inilah yang menimbulkan keluhan. Keluhannya dapat berbagai macam dari
Syaraf Terjepit, kesemutan di tungkai,
hingga sakit yang luar biasa pada tungkai hingga berjalanpun sakit sekali. Penanganan dari penyakit ini dapat secara
non-operatif, yang
terdiri dari obat-obatan dan fisioterapi, atau dengan tindakan operatif.